Portugal Jadi Venue Liga Champion 2019/2020 Untuk Fase Perempat dan Final

Portugal Jadi Venue Liga Champion 2019/2020 Untuk Fase Perempat dan Final
Piala Liga Champion UEFA 2019 - 2020
Piala Liga Champion UEFA 2019 – 2020

Saat ini UEFA atau Federasi Sepakbola Eropa sedang menggodok beberapa gagasan mejelang dihelatnya kembali Liga Champion pada tanggal 7 Agustus 2020 mendatang. UEFA sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan rencana backup, kalau rencana awal terjadi kemandegan.

Pada mulanya, Liga Champion musim 2019 – 2020 diagendakan kembali berlangsung pada tanggal 7 sampai dengan 8 Agustus 2020. Pada tanggal yang sudah dijadwal tersebut, sebanyak 4 laga leg 2 putaran 16 besar bakalan digelar. Antara lain adalah duel antara Juventus melawan Olympique Lyon, Bayern Munich kontra Chelsea,Manchester City versus Real Madrid serta Barcelona vs Napoli.

Selanjutnya, putaran perempat final dan semi final dilangsungkan secara kandang dan tandang. Berlanjut pada babak final yang akan berlangsung di Stadion Olympic Ataturk, Istanbul, Turki pada tanggal 29 Agustus 2020. Kendati begitu, plan B UEFA bisa saja direalisasikan, apabila rencana awal gagal dilakukan.

Seperti yang disiarkan oleh Football Italia hari Rabu (3 / 6 / 2020), pihak UEFA bisa jadi menghelat laga perempat final sampai dengan fase final di negara Portugal. Jadi, setiap laga hanya digelar dengan format single match atau 1 leg saja. Apabila skor kedua tim tetap sama kuat hingga 90 menit berakhir, maka akan diberlakukan babak tambahan sampai akhirnya ditemukan pemenangnya.

Lalu apa apalasan UEFA memilih Portugal untuk melaksanakan puncak acara dari Liga Champion 2019 – 2020? Pasalnya negara yang bertempat di Semenanjung Iberia tersebut dianggap sebagai negara di daratan Eropa yang kondisinya paling aman dari dampak pandemi virus COVID – 19. Sejauh ini saja, sudah terjadi 32.895 kasus orang yang terjangkit virus corona, walau 19.869 orang diantaranya berhasil ditangani dan sembuh. Jika dilihat, angka tersebut pun sangat jauh bedanya dengan negara-negara Eropa lainnya, terutama negara Spanyol dengan angka yang sudah menembus 287.102 kasus.

Namun begitu, Portugal tidak perlu ke geer an juga. Lantaran Portugal bukanlah satu-satunya opsi yang dibesut UEFA. UEFA pun telah menentukan Jerman sebagai tempat untuk melangsungkan sisa pertandingan di Liga Champion, sebagai alternatif selain Portugal. Keputusan ini juga didasari oleh pertimbangan yang sama dengan penilaian UEFA kepada Portugal. Yakni, Jerman terbukti sukses melangsungkan kompetisi elit pertama di kawasan Eropa, walau dunia tengah digoncang dengan pandemi virus COVID – 19.