Vaskulitis Adalah Penyakit yang Menyerang Pembuluh Darah. Apa Saja Penyebabnya?

Vaskulitis merupakan masalah kesehatan yang menyebabkan terjadinya perubahan terhadap kondisi pembuluh darah, seperti pelemahan, penebalan, penyempitan, dan luka. Masalah-masalah ini muncul akibat adanya peradangan di pembuluh darah. Peradangan ini umumnya terjadi disebabkan oleh infeksi, pengobatan tertentu, adanya masalah kesehatan lain, maupun kondisi lainnya.

Dilansir dari laman Alodokter, Vaskulitis adalah penyakit yang dikenal dengan nama angiitis atau arteritis yang memiliki beberapa jenis yang jarang terjadi. Di antara jenis-jenis vaskulitis ada, yang hanya menyerang pada satu organ saja. Seperti otak, kulit atau mata.

Menurut Honestdoct, jenis-jenis dan penyebab vaskulitis adalah sebagai berikut.

  1. Vaskulitis mempengaruhi pembuluh darah besar

Arteritis sel raksasa dan arteritis takayasu ini merupakan vaskulitis yang mempengaruhi pembuluh darah besar. Arteritis Takayasu umumnya melibatkan aorta dan cabang utamanya. Sedangkan, arteritis sel raksasa atau arteritis temporal biasanya mempengaruhi cabang aorta yang bertugas mensuplai darah ke kepala.

  1. Gangguan vaskulitis pada pembuluh darah sedang

Vaskulitis sistem saraf pusat, penyakit Kawasaki dan poliarteritis nodosa atau PAN adalah bagian dari gangguan vaskulitis pembuluh darah. PAN ini umumnya dapat mempengaruhi arteri berukuran sedang hingga kecil, dan terutama melibatkan pembuluh darah pada ginjal dan usus. Variasi kondisi ini dapat menyebabkan pengaruh bagi pembuluh darah yang lebih kecil dan disebut polyangiitis mikroskopis atau poliarteritis mikroskopik. Perlu diketahui bahwa infeksi hepatitis B memiliki hubungan dengan sebagian diantaranya.

  1. Penyakit Kawasaki adalah bagian dari jenis vaskulitis yang terjadi pada pembuluh darah yang sedang dan juga kecil, di mana penyakit ini dapat mempengaruhi arteri jantung pada anak-anak. Hal tersebut berkaitan dengan demam akibat infeksi, yang dapat memicu penyebab vaskulitis pada pembuluh darah jantung di masa pemulihan penyakit. Vaskulitis dari sistem saraf pusat yaitu CNS vasculitis atau cerebral vasculitis merupakan penyakit langka yang biasanya ditandai dengan radang arteri otak dan sumsum tulang belakang. Hal ini terkadang biasa dikaitkan dengan beberapa infeksi virus, penyakit Hodgkin, sifilis, dan penggunaan amfetamin.
  2. Penyakit vaskulitis pembuluh kecil

Churg-Strauss arteritis merupakan penyakit pembuluh darah yang mempengaruhi kulit dan paru-paru, meskipun jarang terjadi, tetapi kondisi ini kemungkinan melibatkan organ lain.

Granulomatosis Wegener ini juga merupakan vaskulitis dari pembuluh darah kecil, mulai dari pembuluh darah yang menuju sampai pembuluh darah yang meninggalkan jantung. Kondisi tersebut kemungkinan mempengaruhi banyak organ tubuh atau  disebut vaskulitis sistemik, tetapi biasanya melibatkan ginjal, paru-paru atau disebut vaskulitis pulmonal, dan saluran pernapasan atas yaitu bagian rongga hidung dan sinus.

Henoch-Schonlein purpura adalah vaskulitis pembuluh kecil yang mempengaruhi banyak organ yang berbeda atau disebut vaskulitis sistemik. Vaskulitis ini umumnya terlihat pada bayi, anak-anak, dan orang dewasa, tetapi kebanyakan terjadi pada anak-anak di usia antara empat hingga tujuh tahun.

  1. Vaskulitis hipersensitivitas merupakan istilah medis yang umumnya digunakan untuk jenis vaskulitis pembuluh darah kecil yang kemungkinan terjadi akibat reaksi alergi pada pembuluh darah. Bagian organ yang utama yang terkena adalah kulit, karena dapat merusak pembuluh-pembuluh kecil pada kulit, oleh karena itu, mereka juga dapat disebut sebagai vaskulitis kutaneus atau vaskulitis leukositoklastik kulit.
  2. Cryoglobulinemia vaskulitis esensial adalah jenis penyakit pembuluh darah kecil yang jarang ditemukan. Cryoglobulin ini adalah kompleks protein kecil yang bisa mengendap jika berada pada suhu dingin. Mereka juga kemungkinan menyebabkan peradangan vaskular jika bersembunyi di dinding pembuluh darah. Beberapa penyakit vaskulitis pembuluh darah kecil bisa saja berkaitan dengan gangguan rheumatologi yang mendasari adanya gangguan jaringan ikat, seperti lupus eritematosus sistemik atau lupus vasculitis, rheumatoid arthritis atau rheumatoid vasculitis, penyakit Behcet, atau polikondritis kambuh. Hal tersebut umumnya terbatas hanya pada pembuluh kecil.
  3. Vaskulitis kecil dan menengah juga bisa jadi disebabkan oleh virus tertentu. Virus yang paling sering terkait dengan vaskulitis adalah hepatitis B, hepatitis C, human immunodeficiency virus (HIV), cytomegalovirus (CMV), virus Epstein-Barr, dan parvovirus B19.