Pekerjaan

Melihat Produk AC Sanyo Aqua Low Watt Terbaru


Seusai meluncurkan nama baru, yang bermula bernama Sanyo, di bulan November tahun 2015 lalu, kini Aqua mulai memperkuat ekspansinya ke ranah produk elektronik di pasar Indonesia. Melihat perkembangan teknologi di awal tahun 2018 ini, sudah tentu pihak Aqua berusaha melahirkan produk terbaiknya. Salah satu produk yang sedang menggeliat adalah AC Sanyo Aqua Low Watt, yaitu “Aqua AQA-KC105AGC6 AC 1/2 PK Low Watt”.

Produk Unggulan Aqua

Salah satu produk ac low watt unggulan produsen asal Negeri Sakura ini menyasar pasar menengah ke bawah. Sebab harga yang dipatok tak lebih dari 3-juta rupiah. Meski tak mahal-mahal amat, kamu tak perlu ragu kualitas yang dimiliki oleh produk ini. Sebab dari bagian bulid quality maupun kemampuan terasa layak untuk kamu miliki. Berikut saya sertakan spesifikasi dari produk unggulan Aqua.

·         Memiliki kapsitas sebesar ½ PK.

·         Konsumsi daya listrik terbilang rendah, hanya 320 watt.

·         AC Split.

·         Terdapat kombinasi tiga filter yang terdiri atas filter antioksidan, filter ion silver, dan filter vitamin C,

·         Mempunyai sensor kecil di remot yang bisa kamu gunakan untuk merasakan suhu di sekitar, serta mengirim sinyal balik ke bagian IDU.

·         Terdapat basic specification.

·         Air circulation (in/ outdoor) sebesar 450 m2/ h.

·         Adanya capacity (cooling) 4550 BTU/h.

·         Available voltage range berkisar 145 V hingga 264 V.

·         Moisture Removal 0.8 L/h

·         Running Amperes 1.57 A.

·         Tersedia fan speed 3 kecepatan dan automatis /1 kecepatan.

·         Outdoor unit (H × W × D mm) 428 × 720 × 310.




Setelah melihat spesifikasi dari Aqua AQA-KC105AGC6 AC 1/2 PK Low Watt di atas, saya kir akamu tidak perlu berpikir negatif soal produk ini. Oh iya, jika kamu membandingkan dengan tipa AC inverter, sudah tentu berbeda. Sebab karakteristik dari tipe low watt penggunaannya dalam jangka waktu rendah, tak lebih empat jam agar konsumsi listrik tidak berlebihan. Selain itu, proses mendinginkan ruangan pun lebih lama jika dibandingkan tipe inverter.